Mendapatkanide produk yang benar-benar memungkinkan untuk dikerjakan. Proses penyaringan ide produk tidak bisa dilakukan sembarangan. Dengan kata lain, penyaringan tidak bisa dilakukan dengan hanya memisahkan ide yang baik dan ide yang kurang baik. Pemilihan ide produk perlu didasari oleh beberapa hal, di antaranya: Alasan diciptakannya produk. Jumlahyang kita buat pasti lebih dari satu jumlahnya sehingga kita memerlukan proses selanjutnya yaitu pemilihan ide terbaik. 3. Pilih Ide Terbaik. Setelah kita buat banyak ide dan menggambarkannya dengan sketsa, kita dapat mulai pertimbangkan ide mana yang paling baik, menyenangkan dan memungkinkan untuk dibuat. Halini dilakukan dengan cara mengidentifikasi kemungkinan terjadinya risiko dan dampak yang mungkin terjadi jika risiko tersebut terjadi. 2. Teknik Identifikasi Risiko. Beberapa teknik identifikasi risiko yang umum digunakan dalam bisnis antara lain: brainstorming, wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Agaritem dapat disimpan pada urutan yang sesuai dengan value-nya maka perlu dilakukan pencarian posisi cell yang tepat bagi item yang akan dimasukkan dengan cara membandingkan tiap item pada cell dengan item yang akan dimasukkan, yaitu pencarian secara linier. Setelah cell tepat ditemukan, langkah selanjutnya adalah Pesanpesan bisnis harus sesuai dengan situasi yang ada. Ide-ide dapat disampaikan melalui dua saluran, yaitu komunikasi lisan (oral) dan komunikasi tertulis (written). Pilihan mendasar antara berbicara atau menulis tergantung pada tujuan atau maksud pesan, audiens dan karakteristik dari kedua saluran komunikasi tersebut. Komunikasi Lisan Brainstormingjika dilakukan akan meningkatkan komunikasi di dalam perusahaan. D. dalam Perusahaan. Hal ini merupakan representasi salah satu dari prinsip manajemen risiko dalam ISO 31000, yaitu : Dalam proses komunikasi dan konsultasi dilakukan pertukaran informasi dengan para stakeholder terkait dengan pengelolaan risiko. .

pencarian ide dapat dilakukan dengan brainstorming yaitu dengan cara